Pasca kalah dari persipura Jayapura, secara peringkat Persepam sebenarnya sudah bisa dikatakan sebagai tim yang harus turun tahta di musim depan. Akan tetapi manajemen Persepam mengklaim jika timnya masih bisa berkompetisi di ISL musim depan. Alasannya karena persepam menganggap ada tim yang melanggar regulasi ISL dan patut mendapatkan sanksi pengurangan poin, yaitu Perseru serui.
Seperti banyak diberitakan sebelumnya, manajemen tim kebanggaan madura telah mengajukan gugatan terkait dengan pemain asing Perseuri yang dianggap sebagai pemain ilegal.
Meski pengajuan gugatan Persepam belum diproses, akan tetapi gugatan tersebut sudah mendapat tanggapan dari operator Liga Indonesia, Joko driyono.
"Tidak ada masalah (soal protes Persepam).
Begitu PT Liga merilis pemain tersebut sah, ya berarti sah, Prinsipnya perlu dijelaskan. Sebenarnya yang di pertanyakan itu adalah pemain yang tidak punya ITC. Persepam mungkin lupa, banyak pemain yang belum punya ITC tapi disahkan. Mungkin kalau ada masalah itu sebatas masalah minor di klub masing-masing," Sindonews, Jumat (12/9).
Jika memang benar para pemain yang tidak memiliki ITC itu tetap memperoleh legalitas, patut dipertanyakan juga!, sebenarnya buat apa regulasi itu dibuat?? Kalau pada akhirnya para pemain yang tidak memenuhi kualifikasi itu tetap mendapatkan legalitas.


0 comments:
Post a Comment